Anak Wajib Nafkahi Kedua Orang Tua, Jika…


image

Sahabat, jelang sholat jum’at kita ngaji dulu… kali ini kita coba sedikit mengetuk hati kita untuk kembali mengingatkan tentang berbuat baik/berbakti kepada kedua orang tua kita. Tepislah pepatah yang mengatakan “kasih ibu sepanjang masa, kasih anak sepanjang jalan” karena seharusnya kasih ibu dan anak adalah sama-sama sepanjang masa.

Inilah diantara ayat Al Qur’an yang menjelaskan tentang kewajiban berbuat baik anak kepada kedua orang tua :

“ﻭﻭﺻﻴﻨﺎ ﺍﻹﻧﺴﺎﻥ ﺑﻮﺍﻟﺪﻳﻪ ﺇﺣﺴﺎﻧﺎ .”
Dan Kami wasiatkan (perintahkan) kepada manusia agar berbuat baik kepada kedua orang tuanya. (Q.S: Al-Ahqaf: 15)

“ﻭﻗﻀﻰ ﺭﺑﻚ ﺃﻻ ﺗﻌﺒﺪﻭﺍ ﺇﻻ ﺇﻳﺎﻩ ﻭﺑﺎﻟﻮﺍﻟﺪﻳﻦ ﺇﺣﺴﺎﻧﺎ .”…
“Dan Tuhanmu telah perintahkan, supaya engkau tidak menyembah melainkan kepadaNya semata-mata, dan hendaklah engkau berbuat baik kepada ibu bapak…”. (Q.S: Al-Isra’: 23)

Dan Rasulullah juga menerangkan dalam hadistnya yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA, ia berkata:

“Seseorang datang menghadap Rasulullah SAW dan bertanya: “Siapakah manusia yang paling berhak untuk aku pergauli dengan baik?”.
Rasulullah SAW menjawab: “Ibumu”.
Dia bertanya lagi: “Kemudian siapa?”.
Rasulullah SAW menjawab: “Kemudian ibumu”.
Dia bertanya lagi: “Kemudian siapa?”
Rasulullah SAW menjawab: “Kemudian ibumu”.
Dia bertanya lagi: “Kemudian siapa?”
Rasulullah SAW menjawab lagi: “Kemudian ayahmu”. (HR. Muslim)

Seorang anak wajib memberikan nafkah kepada kedua orang tuanya adalah jika keadaan keuangannya mengizinkan dan kedua orang tuanya hidup dalam kemiskinan. Tentu sebagai seorang anak yang baik, berbakti dan sayang terhadap orang tuanya, tidak akan tega membiarkan kedua orang tuanya hidup dalam kemiskinan dan kekurangan, sementara ia dan keluarganya hidup bergelimang kemewahan.

Jika kedua orang tua sudah tidak mampu lagi menghasilkan uang untuk mencukupi kebutuhan hidupnya apakah kita tega membiarkannya kelaparan…? Atau membiarkannya bekerja dengan tubuh tua,lemah dan rentahnya? Sadarkah kita bahwa kita juga akan menjadi seperti mereka? Tua, lemah dan rentah…

Adakalanya jika kita sudah berumahtangga hari-hari kita selalu disibukkan dengan urusan keluarga, anak dan istri kita… Jangankan berbakti bahkan ada pula yang sudah bertahun- tahun tidak pernah menjenguk orang tuanya. Patutlah kita ingat pula bahwa selagi kedua orang tua kita masih hidup itu adalah kesempatan kita untuk berbakti. Janganlah kesadaran kita untuk berbakti baru timbul setelah keduanya tiada…

Semoga tulisan ini dapat menggugah hati, mengingatkan sekaligus menjadi cambuk semangat bagi kita semua untuk senantiasa berbakti kepada kedua orang tua kita… (Asb)

* foto: google (ilustrasi)

ABDI SUHAMDI’s Blog