Beranda > Dunia Islam > Anak Wajib Nafkahi Kedua Orang Tua, Jika…

Anak Wajib Nafkahi Kedua Orang Tua, Jika…

1 Maret 2013

image

Sahabat, jelang sholat jum’at kita ngaji dulu… kali ini kita coba sedikit mengetuk hati kita untuk kembali mengingatkan tentang berbuat baik/berbakti kepada kedua orang tua kita. Tepislah pepatah yang mengatakan “kasih ibu sepanjang masa, kasih anak sepanjang jalan” karena seharusnya kasih ibu dan anak adalah sama-sama sepanjang masa.

Inilah diantara ayat Al Qur’an yang menjelaskan tentang kewajiban berbuat baik anak kepada kedua orang tua :

“ﻭﻭﺻﻴﻨﺎ ﺍﻹﻧﺴﺎﻥ ﺑﻮﺍﻟﺪﻳﻪ ﺇﺣﺴﺎﻧﺎ .”
Dan Kami wasiatkan (perintahkan) kepada manusia agar berbuat baik kepada kedua orang tuanya. (Q.S: Al-Ahqaf: 15)

“ﻭﻗﻀﻰ ﺭﺑﻚ ﺃﻻ ﺗﻌﺒﺪﻭﺍ ﺇﻻ ﺇﻳﺎﻩ ﻭﺑﺎﻟﻮﺍﻟﺪﻳﻦ ﺇﺣﺴﺎﻧﺎ .”…
“Dan Tuhanmu telah perintahkan, supaya engkau tidak menyembah melainkan kepadaNya semata-mata, dan hendaklah engkau berbuat baik kepada ibu bapak…”. (Q.S: Al-Isra’: 23)

Dan Rasulullah juga menerangkan dalam hadistnya yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA, ia berkata:

“Seseorang datang menghadap Rasulullah SAW dan bertanya: “Siapakah manusia yang paling berhak untuk aku pergauli dengan baik?”.
Rasulullah SAW menjawab: “Ibumu”.
Dia bertanya lagi: “Kemudian siapa?”.
Rasulullah SAW menjawab: “Kemudian ibumu”.
Dia bertanya lagi: “Kemudian siapa?”
Rasulullah SAW menjawab: “Kemudian ibumu”.
Dia bertanya lagi: “Kemudian siapa?”
Rasulullah SAW menjawab lagi: “Kemudian ayahmu”. (HR. Muslim)

Seorang anak wajib memberikan nafkah kepada kedua orang tuanya adalah jika keadaan keuangannya mengizinkan dan kedua orang tuanya hidup dalam kemiskinan. Tentu sebagai seorang anak yang baik, berbakti dan sayang terhadap orang tuanya, tidak akan tega membiarkan kedua orang tuanya hidup dalam kemiskinan dan kekurangan, sementara ia dan keluarganya hidup bergelimang kemewahan.

Jika kedua orang tua sudah tidak mampu lagi menghasilkan uang untuk mencukupi kebutuhan hidupnya apakah kita tega membiarkannya kelaparan…? Atau membiarkannya bekerja dengan tubuh tua,lemah dan rentahnya? Sadarkah kita bahwa kita juga akan menjadi seperti mereka? Tua, lemah dan rentah…

Adakalanya jika kita sudah berumahtangga hari-hari kita selalu disibukkan dengan urusan keluarga, anak dan istri kita… Jangankan berbakti bahkan ada pula yang sudah bertahun- tahun tidak pernah menjenguk orang tuanya. Patutlah kita ingat pula bahwa selagi kedua orang tua kita masih hidup itu adalah kesempatan kita untuk berbakti. Janganlah kesadaran kita untuk berbakti baru timbul setelah keduanya tiada…

Semoga tulisan ini dapat menggugah hati, mengingatkan sekaligus menjadi cambuk semangat bagi kita semua untuk senantiasa berbakti kepada kedua orang tua kita… (Asb)

* foto: google (ilustrasi)

ABDI SUHAMDI’s Blog

About these ads
  1. 1 Maret 2013 pukul 11:04 | #1

    alhamdulillah senengnya baca blog ini. Semoga kita dapat selalu berbakti pada orang tua kita..amiiin

  2. 17 Maret 2013 pukul 17:52 | #2

    Maaf bang ABDI SUHAMDI’s, bagaimana jika kedua orang tua kita yang sudah tua ngga mau berhenti bekerja keras, padahal harta yang ada sudah cukup untuk hidup di sisa umur mereka, jika seandainya tidak bekerja masih bisa hidup dari hasil bagi persen dengan buruh yang pekerja pada beliau,,,,
    Nah pertanyaan saya apakah kita sebagai anak masih wajib memberi nafkah keduanya dan apakah berdosa membiarkan keduanya bekerja, padahal kita juga bekerja untuk keluarga kita,,,,,,
    Makasihhh,,,,,

    • 18 Maret 2013 pukul 07:06 | #3

      Menurut saya jika kedua orang tua masih kuat bekerja dan tetap ingin bekerja tentu bukan sesuatu yang salah asalkan pekerjaan itu tidak menghalangi waktu untuk beribadah. Meskipun harta sudah cukup untuk nafkah dihari tua terkadang manusia tetap butuh aktifitas mengisi waktu. Tapi setidaknya kerjakanlah pekerjaan yang ringan saja mengingat usia yang kian menua. Dari artikel diatas jelas bahwa kewajiban itu jatuh jika kedua orang tua kita benar-benar dalam kondisi kekurangan. Waullohu ‘alam bisshawab.

  3. 18 Maret 2013 pukul 09:24 | #4

    Makasih bang ABDI SUHAMDI’s,,
    Semoga Allah swt selalu memberikan rahmat, keselamatan, serta umur yang panjang kepada kita semua dan selalu dalam bimbingannya, amin amin ya rabbal alamiin,,,,

  4. 30 Maret 2013 pukul 10:06 | #6

    Setuju mas admin,aku bangga padamu mas yg mau menuliskan sesuatu yg sangat bermamfaat dari hidup sampai mati dan di dunia sampai akhirat

    • 30 Maret 2013 pukul 10:15 | #7

      Alhamdulillah… Kalau ngeblog hanya menulis sesuatu yang tidak bermanfaat apalagi berbagi info yang punya nilai maksiat wahhh bisa-bisa saya ikut menanggung dosa ratusan ribu orang yg membacanya… takutt mending closing blog dan jadi pembaca setia di dunia maya… salam kenal.

  5. ☆ PUTRA™
    30 Maret 2013 pukul 11:31 | #8

    Pink

Komentar ditutup.
%d bloggers like this: