Beranda > Dunia Islam > Cara mudah dan sederhana menentukan arah kiblat yang benar

Cara mudah dan sederhana menentukan arah kiblat yang benar

1 April 2012

image

Assalamu’alaikum….
Sekedar mengingat akan kehebohan yang pernah terjadi tahun 2010 silam tentang perubahan arah kiblat sholat ( kiblatnya tidak berubah tetap ka’bah, hanya arahnya saja yang diperbaiki).

Saat itu banyak masjid yang mengubah arah kiblat dari barat menjadi barat laut.

Namun pada saat ini banyak dari masjid-masjid tersebut yang kembali merubah arah kiblatnya menjadi seperti sebelumnya yaitu ke barat. Mengapa?

Jika kita lihat dari gambar dibawah ini

image

jelas sekali jika kita tetap berpedoman kearah barat maka bukan ka’bah yang kita tuju melainkan Kenya sebuah negara di afrika.

Untuk mengetahui arah kiblat yang benar adalah cukup mudah. Hanya dengan sinar matahari kita bisa mengetahui arah kiblat yang akurat.

Setiap tahun matahari singgah duakali tepat diatas ka’bah. Dan sepertinya tidak banyak orang mengetahui peristiwa ini. Dalam bahasa arab peristiwa ini disebut Istiwa A’zham (persinggahan utara) maka siapapun yang bisa melihat matahari pada saat ini sama dengan telah menghadap kearah kiblat. Atau dengan cara melihat bayangan benda. Benda apapun yang terletak tegak lurus diatas tanah maka bayangnnya akan membawa kita kearah kiblat. Bisa juga dengan melihat sinar matahari yang masuk dari celah pintu atau jendela rumah. Kemiringan cahaya itu juga mengarah keka’bah karena pada saat itu matahari tepat berada diatasnya.

image

Seperti pada gambar diatas arah ke ka’bah di arab saudi adalah ke barat laut bukan kebarat atau bergeser lebih kurang 20 derajat kekanan dari arah barat.

Kapan peristiwa Istiwa A’zham itu?
Peristiwa ini terjadi pada tanggal 28 Mei pukul 16:18 wib dan 16 Juli pukul 16:27 wib. Kecuali pada tahun kabisat.

Tahun kabisat merupakan tahun dimana bulan Februari mempunyai jumlah hari 29 hari (bukan 28 hari). Maka pada tahun-tahun tersebut matahari akan tepat berada di atas ka’bah pada tanggal 27 Mei pukul 16.18 WIB dan pada tanggal 15 Juli pukul 16.27 WIB.

Bagai mana jika pada saat itu mendung atau hujan sehingga tidak ada sinar matahari?

Jika mendung atau hujan pada saat itu maka kita masih dapat melihat satu atau dua hari sesudahnya.. namun tentu saja hasilnya tidak tepat seakurat pada tanggal peristiwa tersebut.

Berhubung saat posting artikel ini tanggal 1 april maka bersiaplah bulan depan untuk memperbaiki arah kiblat anda.

Semoga berguna…
* klik gambar untuk memperbesar
* Gambar paling atas masjidil haram dari google map

ABDI SUHAMDI’s Blog.

About these ads
  1. 20 Juni 2012 pukul 03:21 | #1

    Appreciate this post. Let me try it out.

  2. 26 Juli 2012 pukul 21:42 | #2

    Jdi, arah kiblat 20 derajat kekanan arah barat ya

  3. 2 Agustus 2012 pukul 16:54 | #3

    makasih banyak ya gan buat infonya,,,,,

  4. 5 Agustus 2012 pukul 20:34 | #4

    ini lebih mantab lagi

  5. dadang k
    12 Agustus 2012 pukul 10:45 | #5

    Bagus uraiannya. Kebanyakan orang awam menentukan arah mata-angin dengan kompas magnet, padahal yang antum jelaskan dengan garis lintang dan bujur pada peta. Tolong dapat ditambahkan uraiannya, bila kita menggunakan penentuan arah tersebut dengan magnet kompas. jazakallah khairan katsiro

  6. moh. nyoto
    5 September 2012 pukul 22:13 | #6

    terimakasih, mudah2an anda dijadikan ahli syurga oleh Allah

  7. 18 September 2012 pukul 17:55 | #8

    bagaimana pula jika terlepas 2 tarikh yg dinyatakan. kawan saya baru pindah rumah dan bagaimana utk dapatkn arah qiblat yg tepat? mohon respons. tk.

  8. bagus suleman
    4 Oktober 2012 pukul 14:27 | #9

    terima ksh info ny. berguna bngt bg saya khusus ny n mdh2n jg buat umat muslm semuany wassalam…

  9. syufril
    17 Desember 2012 pukul 17:33 | #10

    syukron….

  10. 14 Februari 2013 pukul 13:49 | #11

    oke mas, makasih infonya, numpang ijin copas

Komentar ditutup.
%d bloggers like this: